Bisnis

5 Startup Terbesar Yang Tetap Lancar Jaya Saat Pandemi

Anak muda saat ini lebih tertarik untuk terjun di perusahaan rintisan dalam karirnya. Adanya tawaran gaji tinggi, kehidupan kerja yang terbilang seimbang dan juga job security terjamin menjadi alasan startup populer. Nah berikut, beberapa perusahaan rintisan raksasa yang juga tetap bisa bertahan di era pandemi seperti saat ini.

Perusahaan Rintisan Paling Sukses dan Tetap Jaya Kala Pandemi

Startup Terbesar Yang Tetap Lancar Jaya Saat Pandemi

1. Go-Jek

Siapa yang tidak mengenal Gojek? Hampir semua masyarakat Indonesia akrab dengan startup satu ini. Menyandang gelar decacorn, perusahaan rintisan yang didirikan Nadiem Makarim ini memang sangat membantu kegiatan sehari hari masyarakat. Bahkan di saat pandemi seperti sekarang, dimana intensitas masyarakat keluar rumah memang menurun.

Tetapi, fitur lain yang ditawarkan Gojek masih dijadikan alternatif pilihan. Selain masih bertahan, Gojek juga memegang startup dengan valuasi paling besar di Indonesia. Di tahun 2020, dilaporkan jika Gojek memiliki valuasi sebesar US$ 10 Miliar. Dan diprediksi akan semakin berkembang, begitu Merger dengan Tokopedia benar benar berlabuh.

2. Traveloka

Perusahaan Rintisan yang juga tercatat sebagai startup paling sukses adalah Traveloka. Kendati pandemi belum berakhir, perusahaan yang bergerak di bidang pemesanan kamar juga tiket transportasi ini masih bertahan. Masyarakat bisa menikmati memesan kamar atau transportasi tanpa bertatap muka serta bisa memastikan kamar sudah sesuai protokol kesehatan.

Telah mendapatkan gelar unicorn, perjalanan panjang dari perusahaan rintisan ini memang sudah membuahkan hasil. Hal ini semakin terbukti setelah mendapatkan gelontoran pendanaan dari perusahaan asing seperti Expedia, East Venture dan juga beberapa investor lainnya. Traveloka juga berhasil ekspansi ke negara tetangga dan memiliki valuasi hingga US$ 3 Miliar.

Baca Juga Artikel Berikut : Tren Startup 2021, Sektor Logistik Akan Meningkat Pesat

3. Tokopedia

Startup Terbesar Yang Tetap Lancar Jaya Saat Pandemi

Raksasa Startup Indonesia yang juga tak boleh diabaikan keberadaannya adalah Tokopedia. Situs belanja online yang diluncurkan tahun 2009 lalu ini kesuksesannya memang tak perlu diragukan. Kendati saat ini sudah memiliki banyak pesaing, tapi Tokopedia menjadi satu satunya perusahaan rintisan yang berhasil mendapatkan dana US$ 100 juta dari Softbank Internet and Media Inc serta Sequoia Capital.

Bahkan beberapa investor asal negara tetangga juga turut berinvestasi di e commerce satu ini. Di tahun 2020, tercatat jika Tokopedia memiliki valuasi hingga US$ 7 Miliar. Dan tahun ini, Tokopedia akan merger dengan Gojek. Kabar jika Tokopedia akan melantai di BEI juga sudah didukung penuh oleh Perusahaan Bursa Efek Indonesia dan intens berkomunikasi agar segera IPO.

4. Ovo

Ovo menjadi perusahaan rintisan yang mendapatkan gelar unicorn di tahun 2019 juga menjadi startup yang sukses. Startup dibidang dompet digital ini memang masih bertahan di kala pandemi. Mengingat orang lebih memilih membayar dengan uang digital daripada tunai. Di tahun 2020, valuasi OVO juga mencapai angka US% 2,9 Miliar dilansir dari CB Insights melalui CNBC.

5. Halodoc

Startup di era pandemi yang tetap bertahan bahkan lebih jaya adalah mereka yang bergerak di kesehatan. Nama Halodoc belakangan naik daun dan di tahun 2020 menjadi Startup kesehatan digital yang menjanjikan di seluruh dunia. Di tahun 2019, Halodoc berhasil mendapatkan suntikan dana dari yayasan Bill Gates dan valuasinya juga meningkat.

Itulah beberapa startup yang tetap bergerak maju di kala pandemi berlangsung. Bisa dikatakan jika startup yang bergerak di bidang digital memang begitu diminati. Mulai dari kesehatan, kebutuhan sehari hari, dompet digital hingga transportasi serta akomodasi dinilai lebih bisa bertahan. Bahkan beberapa digadang gadang akan segera melantai di BEI.

Please follow and like us: